Bagi konsumen produk eceran:
- Aktivitas berbelanja konsumen cukup dilakukan di rumah sehingga lebih menghemat waktu, nyaman, dan bebas dari pertengkaran
- Memberikan pilihan barang lebih banyak, karena dapat melakukan perbandingan dengan membuka-buka katalog dan layanan belanja on line
- Dapat memesan barang untuk diri sendiri atau orang lain
Bagi konsumen produk industri:
- Dapat mempelajari barang dengan seksama barang dan jasa yang tersedia tanpa harus menghabiskan waktu untuk bertemu dengan wiraniaga
Bagi penjual:
- Dapat membeli daftar alamat yang memuat nama dengan karakteristik yang spesifik
- Dapat mengkhususkan dan menyesuaikan pesan sesuai kebutuhan kelompok sasaran
- Pemasaran langsung dapat diatur agar dapat menjangkau calon pembeli pada saat yang tepat
- Bahan informasi pemasaran langsung memiliki keterbacaan yang tinggi karena bahan terrsebut dikirimkan pada calon pembeli yang jelas tengah berminat
- Memungkinkan pengujian media dan pesan alternatif untuk mencari metode pencapaian tujuan yang paling efektif dalam segi biaya
- Membuat tawaran dan strategi yang sulit dilihat oleh pesaing
- Dapat mengukur tanggapan atas kampanye mereka untuk memutuskan kampanye mana yang paling menguntungkan
Bapak terima kasih ya buat data-datanya..Berguna banget buat UTS…
By: Dedet Erawati (Mankom A 2005 Pagi) on 17 April, 2008
at 3:00 pm
Pak hatur nuhun pisan informasina…
By: ganjar y.s (mankom A 2005 Pagi) on 24 April, 2008
at 8:44 am
asalamualaikum……pa saya mo nanya,apakah viral marketing dengan WOM itu sama?terus perbedaan keduanya apa?Terimakasih
By: resti dwi rahayu on 17 June, 2008
at 7:20 am
Viral marketing bisa berlangsung secara Word of Mouth walaupun arahannya lebih ke pemanfaatan IT. WOM relatif lebih berlangsung alami, sedangkan Viral Marketing cenderung lebih terkendali, karena memang direncanakan dan diupayakan terjadi. WOM (yang positif) kalau terjadi ya syukur, karena memang dikenal sebagai sarana promosi paling ampuh. Tapi pengontrolan dan pengendaliannya sulit. Kita hanya bisa berharap, karena kita tidak bisa memaksa agar orang-orang membicarakan dan merekomendasikan produk kita kepada orang-orang. Kunci utama justru terletak pada kualitas produk dan pelayanan yang kita berikan. Itu saja.
By: teddykw on 17 June, 2008
at 6:33 pm
Terima kasih pa atas ilmu yg sudah bapak berikan…mudah2an berguna bagi saya kelak di kemudian hari…
Hatur nuhun sateuacanna pak…
Ass. Wr. Wb
By: Adhika Rahadian (Mankom A 2005 Pagi) on 23 June, 2008
at 6:43 pm
Hai pa, aku ada tugas persentasi nie, tentang mengelola pemasaran langsung dan pemasaran on line, pny bhn2 tentang itu ga pa?
By: Maniez on 18 December, 2008
at 8:16 am
penjualan secara langsung kayaknya bisa booming asal komunikasi pemasarannya oriented kepuasan pelanggan yah pa…cuman masih jarang yang mau coba.
By: mia on 28 February, 2009
at 4:37 am
Hay, , , da bhn ttg pemasaran langsg n onlie g cz q da tgs nch
By: Vegi on 20 March, 2009
at 2:50 pm
tlg bantu saya bagaiman strategi yang tepat untuk mengelola pemasaran langsung dan online
By: nitha on 30 March, 2009
at 12:50 pm
ada gk pak daftar pustakanya
By: herybhochor on 26 August, 2009
at 12:45 pm
pa……. mautanya apa makana pemasaran tidak langsung dan contohnya. trima kasih
By: Zainal Abidin,S.Pd on 31 August, 2009
at 6:24 am
dalam pemasaran tak langsung, produsen tidak berhubungan langsung dengan konsumen tapi melalui perantara di jalurdistribusi seperti distributor, agen, pengecer dst.
By: teddykw on 9 September, 2009
at 3:02 pm
bagaimana cara yang efektif dan efisien untuk melakukan strategi pemasarana langsung?
By: mumuCute on 20 September, 2010
at 1:27 am
Makasih banyak infonya pak.
By: Ahmed on 22 November, 2011
at 12:47 am