Posted by: teddykw | 6 March, 2008

Periklanan Tanggap Langsung (Direct Respons Advertising)


 Walaupun periklanan (Advertising) merupakan alat komunikasi pemasaran tersendiri, “iklan tanggap langsung” lebih cenderung menjadi bagian Direct Marketing. Iklan tanggap langsung berbeda dengan iklan konsumen umum dalam beberapa hal sebagai berikut:

  1. Iklan tanggap langsung memberi penawaran tertentu yang menghendaki tanggapan segera. Iklan tanggap langsung tidak dimaksudkan untuk mengarahkan konsumen dalam kerangka berpikir yang positif pada masa yang akan datang. “Iklan tanggap langsung”  tidak mencoba membuat citra bagi pengiklan. Iklan tanggap langsung secara cepat mengarahkan para konsumen dalam kerangka berpikir yang positif untuk pembelian pada saat ini. Iklan tanggap langsung menginginkan penjualan: sekarang juga!
  2. Naskah iklan lebih panjang, memuat semua informasi yang dibutuhkan prospek untuk mengambil keputusan. Isi pesan lebih infomatif, dan memiliki headline (judul) yang menjanjikan-keuntungan yang lebih kuat daripada iklan umum. Naskahnya mengemukakan secara rinci berbagai manfaat produk yang ditawarkan. Penulis naskah sebaiknya menyusun semua bukti yang ada untuk memberikan jaminan kepada para pembaca, khususnya jaminan uang kembali, dan bonus khusus untuk jawaban yang cepat. (Hal ini dikenal sebagai rumusan PAPA, yaitu sebagai: Promise [janji], Amplification [penjelasan], Proof [bukti], Action [tindakan].)
  3. Iklan tanggap langsung diarahkan kepada audiens yang lebih selektif. Karakteristik sasaran “cukup” dikenali. Itu sebabnya iklan tanggap langsung harus lebih bersifat pribadi daripada iklan umum. Medium diarahkan secara pribadi, dan naskah sebaiknya dilukiskan dalam gaya yang sama sebagaimana surat pribadi atau penjualan melalui telepon.
  4. Dalam iklan tanggap langsung, hasil-hasilnya segera diperoleh. Tidak seperti iklan-iklan umum (kecuali periklanan eceran), tanggap langsung menyediakan ukuran keberha­silan yang berjangka pendek, teliti, dan berhubungan dengan penjualan. Iklan tanggap langsung memuat penggunaan sarana untuk melakukan respon (kupon, no telepon, atau keduanya) untuk memfasilitasi tindakan langsung. Mekanismenya harus mudah (mis telp bebas pulsa) Peribahasa lama yang mengatakan, “Iklan adalah petugas penjualan dalam bentuk cetak,” barangkali merujuk kepada tanggap langsung.
About these ads

Responses

  1. Mas Teddy, setau saya iklan respon langsung (surat penjualan) belum banyak dimanfaatkan di sini. Kenapa begitu ya? jarang digunakan

  2. mas Teddy, apa iklan respon langsung hanya berbentuk surat? klo bentuknya telefon interaktif seperti yang ada di tivi” (0809-xxxx xxxx) itu juga bsa disebut direct respon advertising gak?

    • sanintya: > betul, iklan seperti DRTV termasuk pada direct respons adv.
      afi: > besar kemungkinan karena tradisi belanja secara konvensional ( pembeli datang ke penjual di pasar) masih sangat kuat. Selain itu produsen yang melakukan direct marketing (dengan direct response adv. salah satu bentuknya) masih terpusat pada para prosuden yang tidak melempar produknya ke jalur distribusi. Secara kuantitas produsen seperti itu tidak banyak jumlahnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: